Showing posts with label Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Pertanian. Show all posts

Membuat kankung hidroponik paling mudah dan murah

Ini adalah kegiatan harianku , hari ini saya menanam sayur kankung secara hidroponik , dan gambarnya berikut ini adalah hasil tanaman kangkung yang sudah saya tanam dan berumur beberapa hari :

Tanaman kangkung hidroponik 

Gambar diatas adalah tanaman kankung yang saya tanam dalam baskom , tanpa media tanah , tanpa batu , hanya membutuhkan cairan yang sudah diberi nutrisi saja .


Cara menanam kangkung secara hidroponik 



semai biji kankung

Biji kankung di masukkan ke dalam baskom bolong - bolong , kemudian tambahkan air hingga setengah biji kankung terendam sebagian .

biji kankung yang mulai tumbuh


Setelah beberapa hari , biji kankung akan tumbuh .

Gelas yang diberi lubang


Gelas plastik diberi lubang , dengan menggunakan paku yang dibakar di atas kompos , tujuannya biar akar bisa masuk ke dalam nutrisi


Buatlah larutan nutrisi khusus untuk hidroponik , kalau saya sendiri menggunakan produk wolulas , cara pembuatannya juga sangat mudah , dan kita bisa membelinya secara online di internet , untuk saat ini saya membelinya di agen seharga RP 20.000,- Per beungkus .  Kalau sudah membuat larutan nutrisi , kemudian masukkan ke dalam baskom .


Langkah terakhir adalah memindah bibit kankung ke dalam gelas dan pindahkan ke dalam baskom yang sudah terisi larutan nutrisi tadi .



Tanaman buah dalam pot

Tanaman buah dalam pot
Buah jeruk dalam pot 

Bagi yang tinggal di pedesaan ini tidak akan jadi masalah , sebab pada umumnya di desa tanah dan pekarangannya luas , ini akan berbeda dengan teman-teman yang tinggal di daerah perkotaan , bagaimana tidak , untuk mendapatkan lahan 1 meter saja mesti harus mengeluarkan gocek yang lumayan besar , sehingga bagi mereka sangat sulit untuk menanam tanaman di teras rumahnya . sebagai solusinya adalah dengan membuat tanaman buah dalam pot . 




Tanaman apa saja yang bisa di tanam pot 

  • Durian 
  • Belimbing 
  • Mangga 
  • Jeruk 
  • Sawo 
  • Jambu air 

Persiapan  membuat tanaman buah dalam pot 

Ada beberapa langkah yang harus kita lakukan jika kita ingin memulai menanam tanaman dalam pot , berikut ini hal-hal yang harus kita lakukan : 

  • Siapkan pot 
Wadah yang akan kita gunakan tidak selalu terbuat dari pot , dan maksudnya pot disini bisa juga terbuat dari drum plastik yang dipotong setengahnya , atau juga bisa dari pot plastik yang bisa kita dapatkan di toko bunga. selain menggunakan pot kita juga bisa menggunakan polybag , namun jika menggunakan polybag sifatnya adalah sementara. jika kita membeli pot di toko maka di bagian dasarnya sudah diberi lubang sebagai tempat keluarnya air , namun jika pot yang anda gunakan berasal dari drum bekas , maka pastikan bagian dasarnya harus kita beri lubang . 

  • Siapkan media tanam 
Media tanam bisa menggunakan campuran : tanah liat , kompos , arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 , selain itu kita juga bisa menggunakan media tanam yang terdiri dari tanah liat , pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 1:1:1 , gunakan yang tersedia di sekitar kita agar kita bisa menghemat biaya . 

  • Siapkan bibit tanaman 
Bibit tanaman bisa apa saja , dianjurkan tanaman yang sudah saya sebutkan diatas , dalam hal pemilihan tanaman usahakan ambil bibit tanaman yang nampak sehat , hal ini bisa kita lihat dari daun yang segar , rimbun dan batang nampak kuat , daun juga tidak nampak keriting atau mengkerut karena gangguan hama , jika bibit sudah ditetapkan maka kita mulai ke langkah selanjutnya . 


Mulai penanaman tanaman buah dalam pot 


  • Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah , menaburkan dasar pot dengan pecahan genteng atau bata setelah 1-2 cm ,
  • Kemudian diatas pecahan genteng atau bata kita taburi dengan sabut kelapa  dengan ketebalan kira-kira 2-3 cm . 
  • Lapisan ketiga dengan menaburkan media tanam hingga setengah tinggi pot . 
  • Setelah media taburkan , langkah selanjutnya adalah meletakkan tanaman di atas media tanam, namun ingat, polybag harus dibuang terlebih dulu. 
  • Langkah selanjutnya adalah menambahkan media tanam di batang tanaman hingga penuh 
  • Untuk mengurangi penguapan , bisa dibantu dengan membuang daun tanaman hingga setengahnya. 
  • Untuk sementara waktu simpan di tempat yang panas matahari tidak terlalu terik. 

Perawatan tanaman dalam pot 

Tanaman dalam pot setelah kita tanam tidak lantas kita biarkan begitu saja , pada awal bulan ( satu bulan kemudia ) perlu pemupukan , selanjutnya idealnya adalah 3-4 sekali . selain pemupukan tidak juga lupa di siram jika kadar hujan rendah , selain itu yang perlu harus diperhatikan adalah adanya hama tanaman , bisa kita gunakan bahan organik dalam mengendalikan hama tanaman. ( baca juga : tanaman hidroponik )


Sumber berita : 

Mengenal hidroponik

Jika selama ini kita mengenal tanaman konvensional , maka sekarang saya akan memperkenalkan bercocok tanam secara hidroponik . bercocok tanam dengan hidroponik tidak memerlukan media tanam berupa tanah , yang kita perlukan adalah air yang mengalir dengan interval waktu . sedangkan untuk tempat merambatnya akar / tegaknya tanaman  kita bisa menggunakan media berupa kerikil , pasir , pecahan batu bata dan lain-lain.

Media tanam hidroponik 

Silahkan pilih barang-barang berikut ini pilih satu saja , mana yang paling mudah kita dapatkan di sekitar kita 


Kerikil sebagai media tanam hidroponik
Kerikil 

pecahan batu bata merah sebagai media tanam pada sistem hidroponik
Pecahan batu bata merah 

Pecahan genteng juga bisa digunakan sebagai media tanam hidroponik
Pecahan genteng 


Serabut kelapa sebagai media hidroponik
Serabut kelapa

Peralatan dalam membuat tanaman hidroponik 

Dan berikut ini adalah peralatan atau perlengkapan yang mesti di lengkapi . berikut ini peralatannya :

timer untuk bercocok tanam hidroponik
Timer 


Lubangi paralon dengan jarak 10 - 30 cm
Paralon yang diberi lubang 

Gelas plastik bekas
Gelas plastik bekas air minum 

Pompa aquarium untuk mengalirkan air
Pompa aquarium 


Cara membuat rangkaian bercocok tanam secara hidroponik 


Buatlah rangkaian paralon seperti tampak pada gambar berikut ini , air yang keluar dari pompa harus di alirkan ke paralon paling atas , sedangkan aliran air yang berasal dari ujung paralon yang paling bawah harus menuju ke bak penampungan yang berisi air yang berisi nutrisi. untuk cairan nutrisinya bisa di beli di toko pertanian di kota anda . 

rangkaian untuk pengairan hidroponik
Bentuk sistem hidroponik 

Pompa air ( pompa aquarium ) tidak boleh di colokin langsung ke listrik di rumah anda , tapi harus dicolokin ke timer , baru timer yang di colokin ke rangkaian listrik di rumah anda . silahkan set atau atur timer , untuk setiap jam , nyalakan selama 15 menit saja , caranya adalah : 
  1. Pada lingkaran timer kan ada huruf yang bertuliskan dari angka 1 hingga 24 , itu menunjukkan jam selama 24 jam . 
  2. Disamping huruf ada semacam tombol atau  saklar  kecil-kecil , dalam satu jam  ada 4 saklar dimana satu tombol itu artinya 15 menit , jika kita menekan satu tombol kecil , berarti kita menyalakan selama 15 menit .
  3. Silahkan tekan 1 saklar saja tiap jam mulai dari jam 6 pagi hingga jam 18 
  4. Perhatian : selalu cocokkan ketepatan waktu antara jam yang sebenarnya di waktu yang real dengan jam yang ditunjukkan di timer .
Tanaman hidroponik kalau sudah jadi akan seperti berikut ini . 

model tanaman hidroponik
Bentuk hasil akhir hidroponik 


sebelum tanaman tadi di pindahkan ke paralon , maka terlebih dahulu bibit tanaman tadi harus di semai terlebih dahulu dalam gelas plastik bekas air minum tadi , barulah setelah cukup daunnya silahkan pindahkan ke tempat hidroponik yang sebenarnya. lihat gambar berikut ini : 

 

contoh benih tomat
Bibit tanaman 

Itulah beberapa tips dalam membuat tanaman dalam hidroponik , semoga artikel pendek ini bermanfaat .















Cara membuat kompos

Sebagai mana kita tau bahwa tanaman membutuhkan unsur hara , dan unsur hara ini bisa didapatkan dengan cara pemberian pupuk kompos pada tanaman. Untuk mendapatkan kompos kita bisa membuatnya sendiri , berikut ini cara bagaimana membuat kompos





Mencacah bahan organik 

Bahanorganik dicacah untuk bahan baku pembuatan kompos
Bahan organik yang dicacah 


Semua bahan organik seperti dedaunan , limbah dapur , limbah sayur mayur dan lain-lain dicacah kecil kecil dengan menggunakan pisau atau parang . Dicacah ini bertujuan untuk memperkecil luas permukaan bahan organik sehingga proses pelapukan oleh mikroorganisme menjadi semakin cepat.


Menambahkan bioaktivator 



EM-4 sebagai bioaktivator dalam proses pengomposan
Contoh bioaktivator yang sudah jadi, bisa beli di toko pertanian

Bioaktivator merupakan kumpulan mikroorganisme yang dikemas dan dimasukkan kedalam suatu wadah kecil. tujuan pemberian bioaktivator ini adalah memberikan mikroorganisme agar bahan organik bisa diurai menjadi kompos. untuk mendapatkan bioaktivator ini kita bisa mendapatkannya di toko-toko pertanian , merk dari bioaktivator yang cukup terkenal adalah EM4. cara pemberian mikroorganisme ini dengan cara : Tuangkan 1 tutup botol EM4 kedalam 1 liter air, tambahkan gula , kemudian diamkan selama 24 jam. Setealh 24 jam kini bioaktivator siap digunakan. caranya adalah dengan menyemprotkan capuran air yang berisi EM4 ini ke arah bahan organik. ingat jangan terlalu basah dan jangan pula terlalu kering.


Menambahkan kotoran sapi.



Tambahkan juga kotoran sapi pada bahan baku pembuat kompos , penambahan kompos ini adalah untuk membantu proses fermentasi yang dilakukan oleh mikro-organisme , sebenarnya ini fungsinya adalah sama dengan bio-aktivator , ini hanya menambahkan saja , sebab dalam kotoran sapi sudah banyak mikro-organisme alami.

Menyimpan bahan organik ke dalam komposter 


Dalam hal penyimpanan ini sifatnya relatif , artinya bukan merupakan suatu keharusan , dimana saja boleh yang penting terhindar dari sinar matahari langsung dan bisa terhindar dari genangan air hujan, berikut ini beberapa contoh tempat - tempat komposter yang bisa kita jadikan alternatif , silahkan pilih yang mana yang dirasa paling mudah untuk memantau suhu dan kelembapan udara , serta manakah yang anda rasakan paling mudah dalam membolak balik bahan kompos

Tempat komposter dari tong bekas plastik HDPE
Komposter dari tong plastik bekas 

Tempat kompos dari bahan papan kayu
Tempat penyimpanan kompos dari papan kayu




Kompos sudah matang

Biasanya kompos akan matang setelah 21 hari kerja lamanya , ini ditandai dengan warna coklat kehitaman , tidak berbau , dan massanya ringan.





Itulah beberapa tips dalam membuat kompos , semoga artikel ini bermanfaat